Mar 10, 2020

Bekal untuk Buddy



Konsep belajar pekan ini dengan melakukan aliran rasa dengan buddy. Akhir pekan kemarin heboh dengan pernikahan adek akhirnya baru bisa fokus cari buddy hari Senin. Alhamdulillah dapat dan cocok. Saya kenal si ibuk ini dari Mak comblang, makasih ya. Si Ibuk bernama bunda Aca dari IP Depok, bunda dengan 3 anak balita. wow...

Mbak Aca senang dengan gaya belajar di IIP. Apalagi dengan adanya peta belajar sehingga punya tujuan jelas dan tidak tersesat insyaAllah. Mbak Aca berhasil mengumpulkan makanan sesuai peta dan dapat makanan melalui 3 kelas lho. keren. Mbak Aca ini bergabung dengan keluarga yang anggotanya punya minat dan kebutuhan akan pengetahuan yang cenderung sama. Pertama mbak Aca belajar di Keluarga Calendula yang membahas tentang pengasuhan (parenting). Kedua berbagai wawasan di Keluarga Uluwatu (manajemen waktu), dan menemukan ketertarikan baru akan Bullet Journaling di sana. Untuk cabang Home Education, masih tersedia di Keluarga Calendula. Kelas ketiganya di Keluarga Homeschooling atau Pendidikan Anak.

Dari aliran rasa dan cerita-cerita mbak Aca, beliau ini adalah tipe pebelajar tangguh. Bayangkan dengan 3 bocah balita masih memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Hal ini yang membuat saya salut dan harus diteladani.

Untuk saat ini mbak Aca fokus pada ke morning routine sama bullet journal. Selanjutnya mbak Aca mau belajar parenting dengan menerapkan kembali kesepakatan bersama, menguatkan bonding salah satunya dengan read aloud dan main bersama. Dan kesemuanya itu melibatkan jadwal dan manajemen waktu yang baik.

Saya paham dengan semua kerepotan yang dialami mbak Aca, bahkan saya yang baru 2 anak masih merasa ribet sekali. Jadi saya menyarankan untuk lebih bersabar dengan perannya saat ini karena waktu menjadi ibu untuk anak-anak kecil akan segera berlalu, anak akan tumbuh semakin besar dan suatu saat kita akan merindukan masa kecil mereka. Dan mbak Aca pun ingin belajar menejemen emosi jadinya, ehehehe. Dari pengalaman saya juga, maka alangkah lebih baik kita menurunkan sedikit standar. Jika terbiasa dengan rumah besih, kinclong, rapi, maka bolehlah sedikit-sedikit anak membuat kerepotan dengan mengotori lantai untuk belajar. Semakin kita larang, anak akan semakin tertarik untuk melakukannya.

Posisi mbak Aca saat ini sangat tepat ketika mbak Aca fokus pada menejemen waktu seperti morning routine sama bullet journal. Hal ini akan membantu menjaga kewarasan menjadi ibu. Menerapkannya pasti penuh tantangan, tapi hasilnya ketika konsisten dilakukan pasti menakjubkan. Saya merasa mbak Aca cocok melakukan home education. membuat jadwal kegiatan anak-anak, dan bermain bersama menjalankannya sesuai jadwal.



Saya merasa mbak Aca adalah ibu yang kreatif.  Sesuai dengan gambar di atas, maka Jangan menyerah mbak Aca! Anda ibu yang hebat.

Saya banyak belajar dari mbak Aca. Saya sempat merasa ingin mundur saja untuk jurnal pekan ini karena kerepotan minggu kemarin, namun setelah chat dengan mbak Aca saya merasa malu. Mbak Aca jam 2 masih berusaha keras membuat jurnal. Saya yang anaknya sudah tidur teratur apakah boleh menyerah? Alhamdulillah hari ini saya belajar dari semangat mbak Aca.

Saya tidak panda membuat bekal. Saya hanya bisa memberikan sedikit info tentang kegiatan anak. Berikut ada beberapa link printable atau hal yang bisa digunakan untuk mengisi kegiatan anak:

http://familiakreativa.blogspot.com/p/download.html
https://www.toucanbox.com/activities
https://www.chaisplay.com/plays

Semangat untuk kita. Semoga kita sama-sama bisa terus belajar!


Sragen, 10 Maret 2020

Mar 3, 2020

Refleksi Diri




Setelah camping ground dan berbagi potluck, sudah saatnya melihat kembali isi keranjang yang kita bawa. Lebih banyak manakanan utama atau cemilan? Yes, syukur kalau lebih banyak yang utama ya bisa untuk bekal perjalanan selanjutnya.

Materi yang kita kumpulkan sebagai makanan utama nantinya akan mendukung peta jalan yang sudah dibuat. Di awal perkuliahan ini, saya ingin menjadi ibu produktif dan bahagia. Tentu ilmu utama yang ingin sy pelajari adalah tentang menejemen emosi dan menejemen waktu.

Hal yang dilakukan adalah bergabung dengan kelompok menejemen emosi. Dikelompok ini banyak materi yang saya pelajari. Saya ingin sekaki fokus pada satu kelompok dulu sebagai makanan utama, walaupun keteteran. Bisa dilihat di gambar di bawah. Alhamdulillah banyak makanan utama plus masih ada cemilan dari acara tukar potluck.


Selanjutnya yang membuat semangat belajar adalah materi dan kegiatan sharing. Materi ini benar-benar jadi bacaan yang mengenyangkan. Sharing membuat kita semangat bahwa ada banyak teman di luar sana yang sama-sama belajar.

Strategi belajar untuk saat ini adalah membaca, mencatat, dan praktik. Walaupun tidak semua hal bisa dipraktikkan dengan mudah. Banyak hal yang perlu ditingkatkan seperti mempersiapkan waktu belajar yg khusus, jam terbang praktik, dan upayakan kurangi tipe deadliners.

Semua masih berjalan dan ada kesempatan. Semoga sampai akhir akan tetap bersemangat menjadi pebelajar!

Terbaru

You are enough...

Ya, you are enough... Setiap orang punya hal yg diperjuangkan. Kita tidak bisa langsung menilai tentang pencapaian setiap orang hanya m...

Populer