Jan 7, 2020

Gaya Belajar "Aku Banget!"

Gaya belajar identik dengan karakter masing-masing orang. Ada yang standar ada juga yang unik, misalnya baru bisa belajar kalau sambil nonton TV. Iye kan ada! Pernah punya teman gitu. Kalau saya sih jelas, kalau sambil nonton TV ya gak jadi belajar pilih nonton TV, hihihi

Gaya belajar ini bisa berubah. Kenapa? karena bisa saja kita meneukan cara baru yang lebih nyaman. Seperti anak-anak, kebanyakan akan ke arah kinestetik, semua harus dicoba dulu, bergerak, dan diamati. Gaya ini bisa berubah seiring mereka sekolah dan mendapat lebih banyak ilmu dan pengalaman.

Gaya belajar memang ada teorinya seperti jenis visual, kinestetik, dan auditori. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa di mix and match atau bahkan menggunakan keunikan tertentu yang sesuai "Aku banget". Kalau untuk saya pribadi tipe visual banget yang selalu bawa catatan dan bolpen kemana-mana.

Ilmu yang ingin dipelajari

Sebelumnya menentukan lebih detail bagaimana cara kita belajar nanti. Dalam kuliah ini saya diminta menuliskan ilmu apa yang ingin dikuasai untuk mendukung keterampilan. Berikut ilmu yang diharapkan dikuasai untuk 5 bulan ke depan.


ilmu yang ingin dipelajari

kilas balik ke minggu kedua http://www.pondokmumpuni.com/2019/12/temukan-terampilmu.html tentang 4 keterampilan yang ingin dipelajari yaitu membaca, menulis, mengelola emosi, dan mengelola waktu. Keempat keterampilan ini membutuhkan ilmu untuk mengasah keterampilan. Berdasarkan pemikiran saya, ilmu yang diperlukan adalah:

  1. membaca efektif --> terkait dengan bagaimana memaksimalkan waktu dan penyerapan pengetahuan dari apa yang kita baca. Tentu ini ada ilmunya.
  2. menulis produktif --> mempelajari ilmu terkait dengan bagaimana meningkatkan frekuensi, kualitas, dan efektifitas dalam menulis.
  3. psikologi anak dan dewasa --> ilmu ini akan membantu dalam menejemen emosi bagaimana agar kita bisa slow down dan tegangan tidak tinggi mendadak menghadapi keadaan sekitar.
  4. menejemen waktu --> tentu ilmu ini berkaitan dengan bagaimana menata waktu dan kegiatan yang tepat. Ilmu yang sangat cocok bagi saya untuk belajar mengendalikan banyaknya waktu terbuang percuma dengan aktivitas yang tidak penting.

Selanjutnya kita menentukan alasan, sumber belajar, dan bagaimana gaya cara belajar kita. Dibantu dengan gambar di bawah ini akan terlihat keterkaitan antar komponen.

Catatan Rencana Belajar




Tujuan Belajar

Sebelum belajar tentu perlu ditetapkan tujuan belajar. Dalam kuliah kali ini kita menetapkan sendiri tujuan belajar. Tujuan belajar:
"meningkatkan produktivitas, kualitas, efektivitas, dan tingkat kebahagiaan diri"

Plis jangan minta saya untuk menyusunnya sesuai format menyusun tujuan belajar yang benar (pola ABCD) seperti dalam RPP. Biarkan kali ini saya bebas membuatnya sesuka hati :D


Sumber Belajar

Sumber belajar sangat beragam. Dari manapun, dimanapun, dan dengan siapapun kita bisa belajar. Saya tidak bisa membatasi dari mana sumber ilmu saya dapatkan. sumber belajar yang akan saya gunakan bisa dari web, artikel, buku offline dan online, kuliah offline dan online, video, dan berbagai sumber belajar lain.


Cara Belajar

Saya merupakan tipe pebelajar visual, maka dari manapun belajarnya harus dicatat, dan jurnal ini adalah salah satu catatan saya. Sambil belajar saya membuat catatan kemudian menyusun rencana peneraapannya. Seperti kata teori belajar yang baik adalah Learning by doing, jadi apa yang kita dapatkan harus dipraktikkan. Setelah menyusun rencana, maka harus diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Selanjutnya kita evaluasi dan diperbaiki begitu seterusnya sampai aktivitas itu benar-benar mampu membuat kita disiplin dan istiqomah dalam menjalankannya.

Demikian catatan saya dalam Jurnal ketiga ini. Semangat belajar tentu akan terus ada. Belajar Sepanjang Hayat....


Solo, 7 Januari 2020





No comments:

Post a Comment

Terbaru

You are enough...

Ya, you are enough... Setiap orang punya hal yg diperjuangkan. Kita tidak bisa langsung menilai tentang pencapaian setiap orang hanya m...

Populer