Dec 6, 2018

Tebak suara!

Hari ini Nda pengen coba memberikan media belajar tunggal untuk Mas dan Adek. Mari kita dengarkan suara hewan-hewan, mencoba mengenalinya dan menirukan suaranya. Jadi media kita adalah media suara (audio) yang dibantu haf*z doll (bukan promosi loh ya). Setelah mendengarkan suara, lantas ada cerita khusus, dan diakhiri dengan ciri-ciri hewan tersebut.

Boneka hafiz ini digunakan sebagai pendahuan, selanjutnya Nda memberikan suara hewan tertentu dan Mas Adek menirukannya. Mereka bisa tidak ya? Bertahan berapa lama fokusnya? Berikut cerita belajar kami hari ini 😊

Mas dan Adek belajar menebak suara hewan


👨 Mas

Mas Ozi sudah biasa mendengar suara hewan ini. Kali ini dibuat berbeda karena Nda menjadi fasilitator untuk Mas membayangkan hewan yang diceritakan dan memberikan kesempatan untuk bertanya pada hal yang tidak dipahami.

"Nda, tidak heran itu apa?", tanya Mas Ozi.
"Apa ya... (beneran susah jawabnya). Mas ozi kan kadang bilang 'kok bisa ya?'. Nah, tidak heran itu ya Ozi gak bilang 'kok bisa ya lagi'", jawab Nda. Apakah ini dimengerti atau tidak ya 😂. Sebetulnya Nda menunggu pertanyaan tentang hewan, tapi tanya gitu tak apalah ya.
"Tak heran kalau unta bisa bertahan hidup di gurun", mas Ozi bergumam.
Hmmm... Rasanya masih ada yg mengganjal di pikirannya.
Saat itu Nda menunggu pertanyaan lanjutan dari Mas Ozi, dan berusaha memberikan jawaban terbaik. Semoga paham ya Nak 😍

Kami mendengarkan beberapa suara hewan pelan-pelan dan mengulangi lagi. Ini berjalan kurang 5 menit karena banyak serangga masum rumah. Serangga yang terbang ke sana kemari lebih menarik dibanding suara saja mungkin ya 😁

Ciri gaya belajar:
📃 berbicara keras untuk mengulangi apa yang dipelajari (memastikan benar)
📃 cukup kesulitan memahami jika hanya dalam bentuk suara
📃 cukup mudah terganggu jika ada hal lain yang lebih menarik


👦 Adek

Adek merupakan peniru ulung. Suara-suara hewan ditirukan dengan baik. Lucu sekali. Mirip dengan pola dan warna suara! Paling suka menirukan suara paus.

"Paus... Hau..hau...", tiru Adek sambil senyum
"Eh, besar atau kecil paus itu dek?", tanya Nda.
"Besar aneeeeetttt (besar banget)", jawabnya
"Guk guk... Suara anjing", kata Adek lagi.
"Tatut.. Didit (takut... Gigit)", lanjut adek lagi

Adek suka suara binatang. Doi lebih bisa bertahan lama dibanding Masnya. Kalau kesulitan menirukan suara suara, mulut Adek manyun 😂.

Ciri gaya belajar adek:
📃 cukup fokus dengan suara yang didengar
📃 dapat menirukan suara hewan sesuai warna dan pola suara
📃 berteriak untuk mengulang kembali hal yang dipelajari 


Alhamdulillah untuk hari ini. Awalnya 2 bocah ini cukup fokus dan semangat, namun ketika serangga mulai masuk rumah fokus terpecah. Setelah Nda mengamati, anak-anak lebih senang belajar dengan benda bergerak. Serangga-serangga itu dikejar ke sana kemari. Diamati bentuknya, ditanyakan namanya, dihitung kakinya, dan lain-lain. Cukup lama mereka melakukannya, seperti tidak bosan melakukan tiap hari 😊

Semangat belajar!
Besok belajar apa lagi ya? ❤


Sragen, 6 Desember 2018



#harike7
#tantangan10hari
#gamelevel4
#kuliahbundasayang

No comments:

Post a Comment

Terbaru

Membaca? Suka ❤❤❤

Ada hal yang lebih sulit dibanding membuat anak suka membaca. Apa itu? Yaitu mempertahankan agar tetap gemar membaca atau bahkan mening...

Populer