Dec 9, 2018

Membaca adalah pintu kemana saja!

Baca buku yok!
Yee... Ayooo....

Begitulah duo bocah Nda, selalu merasa bahagia dengan buku ❤
Dimanapun berada asal ada buku inshaAllah aman. Makanya kemarin ketika pulang, tas ransel Nda paling banyak berisi buku. Kalau mereka bosan, sodorkan saja buku 😊

Buku bagi kami seperti pintu ajaib doraemon, mau kemana aja bisa! Kami pinjam buku berbahasa jepang setiap ke jidoukan atau perpustakaan. Bisa baca? Nda lumayan bisa bacalah, tapi tidak tahu artinya 😁.  Alhamdulillah teknologi semakin canggih, bisa minta bantuan aplikasi untuk mengartikan, hehehe. Mau tahu tentang apa? Hiu, anjing laut, kuagata, kabuta, kuda, ular, belalang, semua adaaaaaa.... Tinggal pilih. Senang kan!

Alhamdulillah anak suka baca, walau yang dibaca gambarnya 😁. Nah, kali ini baca buku berkolaborasi dengan boneka tangan Kuma-kun. Jadi lebih asyik... Yeee...

Membaca adalah pintu kemana saja


👨 Mas

Mas Ozi suka dengan buku. Bahkan kalau diminta milih nanti beli mainan atau buku, si doi milih buku (asal pilihan mainannya bukan mobil balap ya, hehe). Si Mas ini suka buku tapi tidak terlalu senang membaca. Lebih memilih membaca bareng atau dibacakan. Jadi Nda akan menceritakan bagian awal tiap halaman, kemudian mas Ozi akan ikut menyambung cerita. Kalau lagi manja banget, doi minta dibacakan sampai tidur.

"Nda, kok semutnya lompat-lompat kenapa? Kan semut gak suka lompat. Kan belalang yang lompat", tanya Mas Ozi.
"Ah, ayo baca bagus-bagus. Kan pasukan Nabi Sulaiman lewat, terus tanah bergetar karena pasukan yang jalan banyak sekali", jawab Nda
"Ooo... Jadi semutnya seperti terbang. Jalannya kenceng ya", gumamnya
"Kenapa semutnya cari makan di tanah?"
"Kenapa dibawa bareng-bareng? Berat maemnya?"....

Banyak pertanyaan semacam itu dan seringnya dijawab sendiri. Mas Ozi juga gantian gerakakan boneka tangan beruang untuk sesekali bercerita. Nah, sering juga ni kalau Nda baru repot mas Ozi membacakan buku untuk Adek. Sambil Nda intip gimana bacain cerita. Lucu. Ky doi itu anak besar. MashaAllah. Adem sekali lihatnya ❤

Ciri gaya belajar:
🔍 sangat menyukai buku
🔍 lebih senang dibacakan (tapi ikut menyambung cerita) dibanding membaca sendiri
🔍 mepraktekkan apa yang diceritakan di buku, jika itu berhitung maka Mas akan ikut berhitung


👦 Adek

Adek selalu senang menirukan apapun yang kami katakan atau kerjakan. Mas nya berdiri menirukan hentakan kaki prajurit Nabi Sulaiman, maka Adek pun ikut. Mereka bersama mempraktikkan semut yang terlompat. Adek dan mas mencari batu kecil, taruk kasur, terus lompat. Yee... Batu ikut lompat seperti semut katanya 😁😂

Ketika membaca buku tentang monyet dan harimau adek mundur. Melihat aneh pada buku.

"Harimau... Atuut dididit (takut digigit)", kata Adek
"Gpp dek, ini kan buku. Nih, adek ditemani kuma-kun (boneka tangan beruang) ya", kata Nda
"Adek au kuma", kata Adek seraya mencoba memainkan boneka tangan.

Gak takut lagi. Hihi....

Ciri gaya belajar Adek:
🔍 menyukai buku dan lebih senang dibacakan
🔍 mempraktekkan apa yang diceritakan buku
🔍 menirukan suara dengan baik

Alhamdulillah.... Ketika anak suka membaca sy merasa senang. Karena membaca adalah jendela dunia. Sungguh. Ilmu apapun harus dengan.membaca. Iqro'... Bacalah.... Jadi keinginan kami anak-anak suka membaca, minimal suka buku. Kalau sekarang lebih suka dibacakan, mungkin karena belum bisa membaca dan kalau dibacakan seperti ada perhatian lebih dari kita, itu tidak masalah. Suatu saat ada masanya bisa membaca, bahkan menulis ❤😍


Sragen, 9 Desember 2018


#harike10
#tantangan10hari
#gamelevel4
#memahamigayabelajaranak
#kelasbundasayang

No comments:

Post a Comment

Terbaru

Membaca? Suka ❤❤❤

Ada hal yang lebih sulit dibanding membuat anak suka membaca. Apa itu? Yaitu mempertahankan agar tetap gemar membaca atau bahkan mening...

Populer