Nov 30, 2018

Kenalan dengan Kucing Yuk!

Alhamdulillah hari ini mulai belajar ke level 4 di kelas bunsay. Pada level ini kami belajar mengenali gaya belajar anak. Apakah Mas dan Adek termasuk anak dengan tipe gaya belahat visual, auditori, atau kinestetik? Yuk kita kenali pada level ini.

Nah, cara untuk mengetahui tipe gaya belajar anak adalah dengan melakukan pengamatan atau observasi dari berbagai macam aktivitas anak. Kita identifikasi ciri-ciri dominan apa yang teramati dari anak. Di akhir game level ini kita akan tahu nih, gaya belajar tipe apa ya Mas dan Adek. Kali ini Mas dan Adek belajar "mengenal hewan di sekitar kita". Alhamdulillah saat ini Mas dan Adek mudik, jadi banyak deh hewan-hewan berslieweran. Yuk ah kita kenal lebih dekat!

Mas dan Adek belajar mengenal kucing dari dekat


Aktivitas pertama yang diamati adalah kenalan dengan kucing. Sore tadi Mas dan Adek main ke tetangga delan rumah. Sengaja Nda ajak ke sana karena tetangga punya kucing coklat dan hitam. Nda pengen Mas dan Adek mengenal lebih dekat kucing dengan melihat dari dekat dan memegangnya.

👨Mas

Mas yang paling semangat diajak main sama kucing. Ketemu kucing si doi langsung jongkok ngelus-elus kucing. Langsung identifikasi anggota tubuh kucing.
"Ini ekornya kan Nda"
"Ekor warna hitam, punya 1"
"Kakinya ada 4"
"Eh, kok ekornya bisa gerak-gerak ya Nda?", kata Mas sambil lihat Nda. Si Mas berhenti bicara mencoba mengamati kembali ekor kucing.
"Kenapa ya?. Hmmm... Kaki mas Ozi bisa gerak-gerak gak?" Nda tanya balik.
"Bisa" jawab Mas seraya berdiri menggerak-gerakkan kaki.
"Jadi kucing bisa gerakan ekor ya" sambung mas lagi
"Kalau kita berpikir pengen gerakkan anggota tubuh, maka anggota tubuh gerak Mas"
"Oooo" jawab mas sambil mengelus ekor kucing lagi.
"Kucing punya apa lagi mas?", tanya Nda.
"Punya mata, telinga, mulut, juga kumis", jawab Mas.
"Eh, kaya harimau ya?", tanya Nda.
"Iya. Harimau, singa, anjing laut, singa laut juga punya kumis", jawab Mas.
Terus saja doi bicara panjang lebar sambil meyakinkan ke Adek juga kalau kucing gpp dielus, kita kan akan dimakan katanya :)

🐈Ciri gaya belajar yang terlihat:
- saat belajar sambil bicara keras
- bersemangat ketika bertemu objek belajar asli yang bisa dipegang
- belajar melalui praktek

👦 Adek

Tidak kalah dengan Mas Ozi, adek.memberanikan diri untuk mengelus kucing. Maju mundur, jongkok berdiri, antara penasaran dan takut. Tapi alhamdulillah rasa penasarannya lebih tinggi.
"Apa ini dek?", tanya Nda.
"Kucing", jawab Adek
"Suara kucing gimana dek?"
"Meong... Meong", jawab adek sambil pelan-pelan mengelus ekor kucing.
"Gak usah takut dek. Kucing gak makan. Kucing makannya ikan. Gak suka makan orang", kata mas ozi meyakinkan adeknya.
Nda sambil senyum-senyum bilang, "iya makannya ikan goreng mau. Adek gak dimakan"
Si adek cuma melongo aja.
Pas ada kucing lain warna hitam, Nda tanya nih "ini apa dek?"
"Kucing"
"Warna apa dek?"
"Hijau!"
"Ahahahaha...", Nda sama mas ketawa.
Okelah ini masih PR nda mengenalkan nama-nama warna ke adek hehehe.

🐈Ciri gaya belajar adek:
- pintar meniru pola bicara
- senang belajar melalui praktek memegang benda asli

Sekian belajar Mas dan Adek tentang kucing. Besok kalau ketemu kucing lagi Mas dan adek bisa punya cerita baru.

Semangat belajar terus ya Nak!

Sragen, 30 November 2018

#harike1
#gamelevel4
#tantangan10hari
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayang

No comments:

Post a Comment

Terbaru

Matematika logis? Aku suka!

Alhamdulillah satu lagi level telah dipelajari. Senang dapat ilmu baru. Level 6 ini adalah menstimulasi anak suka matematika. Walaupun k...

Populer