Nov 30, 2018

Kenalan dengan Kucing Yuk!

Alhamdulillah hari ini mulai belajar ke level 4 di kelas bunsay. Pada level ini kami belajar mengenali gaya belajar anak. Apakah Mas dan Adek termasuk anak dengan tipe gaya belahat visual, auditori, atau kinestetik? Yuk kita kenali pada level ini.

Nah, cara untuk mengetahui tipe gaya belajar anak adalah dengan melakukan pengamatan atau observasi dari berbagai macam aktivitas anak. Kita identifikasi ciri-ciri dominan apa yang teramati dari anak. Di akhir game level ini kita akan tahu nih, gaya belajar tipe apa ya Mas dan Adek. Kali ini Mas dan Adek belajar "mengenal hewan di sekitar kita". Alhamdulillah saat ini Mas dan Adek mudik, jadi banyak deh hewan-hewan berslieweran. Yuk ah kita kenal lebih dekat!

Mas dan Adek belajar mengenal kucing dari dekat


Aktivitas pertama yang diamati adalah kenalan dengan kucing. Sore tadi Mas dan Adek main ke tetangga delan rumah. Sengaja Nda ajak ke sana karena tetangga punya kucing coklat dan hitam. Nda pengen Mas dan Adek mengenal lebih dekat kucing dengan melihat dari dekat dan memegangnya.

👨Mas

Mas yang paling semangat diajak main sama kucing. Ketemu kucing si doi langsung jongkok ngelus-elus kucing. Langsung identifikasi anggota tubuh kucing.
"Ini ekornya kan Nda"
"Ekor warna hitam, punya 1"
"Kakinya ada 4"
"Eh, kok ekornya bisa gerak-gerak ya Nda?", kata Mas sambil lihat Nda. Si Mas berhenti bicara mencoba mengamati kembali ekor kucing.
"Kenapa ya?. Hmmm... Kaki mas Ozi bisa gerak-gerak gak?" Nda tanya balik.
"Bisa" jawab Mas seraya berdiri menggerak-gerakkan kaki.
"Jadi kucing bisa gerakan ekor ya" sambung mas lagi
"Kalau kita berpikir pengen gerakkan anggota tubuh, maka anggota tubuh gerak Mas"
"Oooo" jawab mas sambil mengelus ekor kucing lagi.
"Kucing punya apa lagi mas?", tanya Nda.
"Punya mata, telinga, mulut, juga kumis", jawab Mas.
"Eh, kaya harimau ya?", tanya Nda.
"Iya. Harimau, singa, anjing laut, singa laut juga punya kumis", jawab Mas.
Terus saja doi bicara panjang lebar sambil meyakinkan ke Adek juga kalau kucing gpp dielus, kita kan akan dimakan katanya :)

🐈Ciri gaya belajar yang terlihat:
- saat belajar sambil bicara keras
- bersemangat ketika bertemu objek belajar asli yang bisa dipegang
- belajar melalui praktek

👦 Adek

Tidak kalah dengan Mas Ozi, adek.memberanikan diri untuk mengelus kucing. Maju mundur, jongkok berdiri, antara penasaran dan takut. Tapi alhamdulillah rasa penasarannya lebih tinggi.
"Apa ini dek?", tanya Nda.
"Kucing", jawab Adek
"Suara kucing gimana dek?"
"Meong... Meong", jawab adek sambil pelan-pelan mengelus ekor kucing.
"Gak usah takut dek. Kucing gak makan. Kucing makannya ikan. Gak suka makan orang", kata mas ozi meyakinkan adeknya.
Nda sambil senyum-senyum bilang, "iya makannya ikan goreng mau. Adek gak dimakan"
Si adek cuma melongo aja.
Pas ada kucing lain warna hitam, Nda tanya nih "ini apa dek?"
"Kucing"
"Warna apa dek?"
"Hijau!"
"Ahahahaha...", Nda sama mas ketawa.
Okelah ini masih PR nda mengenalkan nama-nama warna ke adek hehehe.

🐈Ciri gaya belajar adek:
- pintar meniru pola bicara
- senang belajar melalui praktek memegang benda asli

Sekian belajar Mas dan Adek tentang kucing. Besok kalau ketemu kucing lagi Mas dan adek bisa punya cerita baru.

Semangat belajar terus ya Nak!

Sragen, 30 November 2018

#harike1
#gamelevel4
#tantangan10hari
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayang

Nov 16, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG DIRI SENDIRI | SAYANG SEMUA Hari 10

Hari ke-10...

Hari terakhir proyek “sayang semua” adalah belajar menyayangi diri sendiri.  Islam menganjurkan untuk menyayangi orang lain dahulu, bukan berarti tidak menyayangi diri sendiri. Sayang pada sesama dan diri sendiri harus dilakukan bersama secara berdampingan.

Menyayangi diri sendiri penting, dengan catatan menyayangi ke arah positif bukan negatif. Positif mengarah pada penghormatan pada bakat dan kemampuan diri sendiri, termasuk bagaimana menjaga diri sendiri. Sedangkan rasa sayang diri sendiri yang negatif mengarah pada egoisme.

Sayang diri sendiri merupakan bentuk dari menghargai dan menjaga diri sendiri

Nah, Mas Ozi dan Adek belajar sayang pada diri sendiri melalui hal-hal sederhana seperti menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Nda mengirim pesan pada ayah untuk menanyakan kira-kira hal apa yang mau dibelajarkan pada Mas dan Adek untuk menyayangi diri sendiri. Ayah berpesan tentang menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bentuk menyayangi diri sendiri.

“Mas Ozi dan adek juga harus sayang diri sendiri lho, sayang pada Mas Ozi sendiri. Sayang pada adek sendiri”, kata Nda
“eh, iya?”, mas Ozi bingung
“cara sayang pada mas Ozi dan adek sendiri dengan rajin mandi, gosok gigi, makan sayur, minum air putih, bobok siang, rajin sokat, rajin ngaji biar Allah semakin sayang mas Ozi”.
“Allah sayang ozi?”
“iya kalau mas Ozi usaha jadi anak soleh”
“adek mau rajin solat dan gosok gigi bagus-bagus?”, tanya Nda
“auuuuuu (baca: mau)”, jawab Adek.

Sayang diri sendiri berarti menjaga diri sendiri agar selalu baik. Kami berharap Mas dan Adek bisa menyayangi diri dengan menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Hal tersebut dimulai dari hal sederhana saja seperti mau gosok gigi dan solat. Kalau gigi sehat dan bersih maka makan enak. Makan makanan sehat dan membatasi makanan manis ya Nak. Waktu solat tiba, mau solat. Mas dan adek mau berusaha melakukannya, walaupun kadang harus dibujuk atau lari kalau lagi badmood. Belum sempurna memang, tapi yakinlah lama-lama mereka akan bisa melakukannya lebih baik.

Jika menyayangi sesama manusia adalah kebaikan, maka menyayangi diri sendiri juga kebaikan. Sekarang ini banyak yang tidak sayang diri sendiri dengan mengkonsumsi narkoba, bunuh diri, pergaulan yang tidak baik, dan lain-lain. Hal tersebut harus dihindari. Menyayangi diri sendiri selanjutnya adalah dengan menerima kekurangan dan mensyukuri kelebihan.  Jika bukan diri kita sendiri yang memulai menyayangi, lalu siapa yang menyayangi diri kita sendiri. Harus tetap berpesan juga bahwa menyayangi diri sendiri tidak boleh berlebihan agar terhindar dari sifat egois.

Yuk mulai sejak dini sayang diri sendiri :)



#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Nov 15, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG TUMBUHAN | SAYANG SEMUA Hari 9

Hari kesembilan....

Mengapa kita harus berbuat baik pada tumbuhan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan pembuka yang Nda ajukan pada mas dan adek.

“kenapa ya?”, jawab Mas Ozi
Adek Cuma senyum. Ah, lebih tepatnya si doi belum mengerti.
“eh, karena Ozi anak sholeh”, kata Mas Ozi sambil nyengir.
“iya betul. Mas Ozi memang anak sholeh. Tapi ada alasan Mas kenapa harus sayang tumbuhan. Mas Ozi dan adek suka makan pisang?”
“suka!”, jawab mereka bareng
“pisang dari mana?”
“makanan”, jawab Ozi
“hmm.... (Nda mulai garuk-garuk kepala). Pisang itu betul makanan. Nah, pisang yang kita makan itu asalnya dari mana? Kita masak sendirikah?”
“dari pohon”, jawab Mas Ozi.
“iya. Betul. Pohon itu kan tumbuhan. Jadi tumbuhan baik gak?”
“baik. Ozi mau baik juga”
“adek uga (baca: adek juga)”

Beberapa minggu sebelum game level 3 dimulai, kami belajar tentang siklus tumbuhan. Dimulai dari biji, kecambah, tumbuhan kecil berdaun, berbunga, berbuah, berbiji. Nah, saat itu mas Ozi masih kesulitan memahami siklus tumbuhan. Bagaimana bisa dari biji keluar daun? Oleh karena itu Nda buat proyek mengamati pertumbuhan kedelai dan kacang hijau dari biji. Mas Ozi dan adek wajib menyiram tumbuhan setiap 2 hari sekali. Dari proyek inilah Mas Ozi tahu bagaimana biji bisa keluar batang dan daun. Kami meletakkan 2 jenis biji di tempat terang dan gelap. Jadi ada beda kecepatan tumbuh. Seneng si doi. Sampai doi lihatin tiap ingat. Kami pun bareng-bareng menghitung daun.

Proyek Siklus Tumbuhan agar Mas Ozi dan Adek Paham Biji bisa Tumbuh dan Berkembang

Belajar dari proyek tumbuhan, kami sama-sama belajar bahwa tumbuhan melakukan proses yang panjang. Dari biji, muncul calon akar, batang, dan daun, kemudin berproses lagi sampai ada bunga, buah dan biji. Proses yang panjang sekali. Jadi kita tidak boleh merusak tumbuhan karena setiap tumbuhan melakukan proses panjang untuk tumbuh dan berkembang. Kita harus menjaga kelestarian alam. Kalau punya tanaman, kita harus rajin menyiramnya.

Kita bisa melakukan beberapa hal untuk mencerminkan rasa sayang pada tumbuhan, antara lain:
  1. Menjaga kelestarian tumbuhan
  2. Tidak menebang pohon sembarangan
  3. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar
  4. Membayar zakat atas hasil panen yang kita dapatkan


Bersyukurlah Allah memberikan nikmat yang luar biasa dengan menumbuhkan berbagai jenis tumbuhan yang bisa dimanfaatkan manusia. Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Hal tersebut ada di Q.S. Ar-Rahman :10-13. Apa lagi yang kita tunggu agar dapat berkonstribusi untuk lingkungan sekitar kita. Dimulai dari diri kita, dari hal kecil, dan sejak kecil anak diajarkan hal ini...


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Nov 14, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG BINATANG | SAYANG SEMUA Hari 8

Hari ini adalah hari kedelapan proyek sayang semua. Pada hari kedelapan, Mas dan Adek belajar menyayangi binatang. Menyayangi binatang sebenarnya sudah banyak dipraktekkan sebelumnya. Hari ini kami belajar menyayangi binatang melalui review kegiatan apa saja yang telah mereka lakukan dengan binatang. Sudahkan semua mencerminkan sayang binatang?

Selama musim panas lalu, Mas dan adek sangat senang karena bisa bertemu dengan berbagai macam binatang. Maklum, musim salju dan semi mereka seringnya melihat burung gagak dan kucing tetangga yang lewat saja. Musim panas adalah surganya serangga. Semua serangga keluar. Dan anak-anak pun senang. Di berbagai toko dijual alat penangkap serangga, kotak, makananan, bahkan asesoris rumah serangga pun ada. Tak ketinggalan Mas Ozi pun punya alat penangkap dan kotak serangga.

Hampir tiap hari kami berburu serangga. Mas Ozi yang bawa alat penangkap dan adek yang bawa kotaknya, begitu saja tiap hari. Hafal saja mereka jam-jam untuk ke taman. Bagaimana seorang ibu macam sy bisa menolak ajakan mereka dengan wajah ceria? Hehehe... Akhir musim panas terlihatlah saya tidak makin putih di Jepang, tapi makan eksotis! Secara musim panas disana benar-benar panas :D

Ada beberapa aturan yang kami terapkan saat menangkap serangga. Pertama, serangga harus ditangkap dengan cara baik-baik. Alhamdulillah alat penangkap serangga aman digunakan karena berupa jaring saja, jadi tidak menyiksa. Cara mengambil mas juga terbilang halus. Doi pegang jaringnya dan pintu kotak serangga dibuka adek. Jadi serangga tidak terpencet. Selain itu, sebenarnya Mas Ozi takut pegang serangga, hehe. Hanya suka tangkap dan lihatin aja. Serangga yang ditangkap natara lain capung, jangkrik, kuwagata, belalang. Bedanya hewan-hewan disini lebih jinak lho, mudah sekali ditangkap. Nda saja bisa tangkap capung menggunakan tangan dengan mudah. Nah, kedua jangan lupa kasih makan serangga. Kami beli jelly khusus serangga di D**so. Baru tahu lho kalau ada jelly serangga. Selain diberi jelly juga ditambah daun-daun. Sebagai bentuk sayang, kami beli tanah dan dahan-dahan untuk asesoris. Aturan ketiga, kalau sudah beberapa hari serangga dilepaskan biar bisa bebas lagi. Jangan sampai hewan mati karena kita kan sayang binatang.

Di rumah yangkung banyak hewan. Hari pertama Mas Ozi dan adek seneng banget lihat ayam. Adek yang paling seneng, seperti gak pernah lihat ayam, hihihi. Ada banyak serangga lain seperti jangkrik kecil, laron, semut, kecoa, dan masih banyak lain. Bangun tidur, mau tidur, mau makan, apapun kegiatannya pasti bilang “lihat ayam”. Apalagi ada anak ayam yang baru menetas. Lucu banget. Kecil-kecil. Mas Ozi bantu kasih makan dan minum ayam. Doi gak takut lho. Berbeda dengan adek yang suka lihat tapi takut kalau didekati ayam, hihihi.

Beberapa hari lalu Nda belikan ikan hias dari pasar. Mas Ozi dan Adek juga ikut ke pasar. Ikan boleh dimakan, daging juga boleh asal penyembelihannya sesuai dengan syariat yang dianjurkan agama. Binatang diciptakan Allah untuk dimanfaatkan manusia. Nah, kita harus menyayangi binatang dengan memanfaatkan secukupnya dan berperilaku baik pada hewan.

“Ikan hias yang dibelikan Nda harus dirawat dengan baik ya Mas Ozi dan Adek. Dikasih makan ya”
“iya. Ozi nanti rajin kasih makan”
“iya. Maem”, kata Adek
“alhamdulillah... sayang binatang ya”



Kami berharap Mas Ozi dan adek bisa menyayangi binatang. Jaman sekarang banyak sekali orang yang bersikap tidak baik pada hewan yang terpenting mendapat keuntungan. Binatang sama-sama makhluk ciptaan Allah, kita sebagai manusia yang berakal dan beriman harus memperlakukan hewan dengan baik. Mas dan adek belajar bersama Nda tentang beberapa hal yang bisa dilakukan dalam menyayangi binatang, antara lain:
  1. Mengambil manfaat secukupnya
  2. Memberikan makanan dan minuman cukup
  3. Menolong binatang
  4. Memelihara bianatang dengan kasih sayang
  5. Tidak mengganggu dan menyiksa binatang


Alhamdulillah untuk hari ini. Kita lanjut belajar besok ya untuk menyayangi tumbuhan J

#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject

#MyFamilyMyTeam

Nov 13, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG SESAMA MANUSIA | SAYANG SEMUA Hari 7

memupuk rasa sayang pada keluarga dan teman sangat penting bagi anak

Melatih rasa sayang anak ke sesama manusia sangat penting. Setelah kemarin Mas dan Adek belajar bareng tentang menyayangi ayah dan bunda, sekarang belajar menyayangi keluarga, teman, dan sesama manusia. Kami belajar belajar sayang pada eyang, mbah, om, tante, dan juga harus sayang pada sesama.

Mas dan adek sayang pada keluarga. Kemarin waktu Ontis sakit, dielus-elus kakinya. Kasihan katanya. Waktu yangkung nyapu juga dibantuin biar gak capek. Yangti juga disayang. Walaupun kadang ngambek karena gak diturutin. Tapi ngambek gak lama ya yang penting Nak, hehehe
Hari ini kami belajar untuk meningkatkan rasa sayang pada sesama. Mas Ozi dan adek melihat video. Yang pertama tentang anak yang kurang beruntung. Video ini mas dan adek belajar tentang berempati pada orang lain.

“mas ozi, kasihan ya mas nya yang cari botol. Itu buat dijual, terus uangnya buat beli makan”
“iya. Kasihan. Mas nya capek”
“mas nya itu hebat mas, bisa semangat terus. Ozi mau baik gak sama masnya?”
“mau. Nanti ozi kasih botol”
“kalau punya teman seperti mas nya itu mau gak?”
“mau”
“adek juga mau punya teman mas pemulung? Mas nya baik”
“mau”

Rasa sayang kepada manusia tidak boleh membeda-bedakan. Semua orang yang harus kita sayangi. Kata mas Ozi tadi, Mas Ozi sayang Bang Hanif. Nanti kalau naik sepeda mau gantian, atau kalau punya jajan mau dikasih. Nda jelaskan dengan bahasa sederhana tentang perintah agar umat Islam saling menghormati, mengasihi dan memelihara hubungan baik. seperti hadist Muslim "Barang siapa tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya". 


Islam mengajarkan agar kita saling menyayangi

Harapan orang tua adalah anak dapat berhubungan baik dengan orang lain. Rasa sayang dan hormat harus dibangun sejak dini. Manusia bukan makhluk individu, tetapi makhluk sosial dimana kita tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Hidup di jaman sekarang tidak mudah. Rasa tenggang rasa sudah mulai hilang, semua mengedepankan diri sendiri. Oleh karena itu Mas Ozi dan adek harus mempunyai pondasi rasa sayang pada sesama yang kuat. Hal ini tidak bisa dilatihkan sehari, melainkan setiap saat dengan melihat hal nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ganbatte! Mari berjuang bersama ya Nak, Nda juga perlu upgrade rasa sayang ke sesama J



#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject

#MyFamilyMyTeam

Nov 12, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG KAKAK ADIK | SAYANG SEMUA Hari 6

Hari keenam...

Pada hari keenam kami belajar meningkatkan rasa sayang pada kakak adik. Hmm... sesuatu yang besar untuk kami, mengingat dua anak soleh ini mempunyai minat yang sama berbagai hal. Apakah mereka sering bertengkar? Tentu! Mereka akan berhenti jika salah satu sudah ada yang menangis. Apa efek mereka bertengkar? Nda bisa tratum, hahahaha. Seringnya adek yang menangis dan....akan minta emek sama Nda. Nda kan jadi sedih makin lama makin susah sapih si adek.

Kami mulai membangun rasa sayang antar kakak adek ini dengan menonton video waktu masih kecil. Dalam video ini menampakkan mas dan adek saling menyayangi. Mas mengambilkan popok buat si adek dan adek senyum diajak main mas. Mereka tersenyum geli sendiri menontonnya.

Tidak mudah dan tidak sulit juga membuat mereka tersenyum bersama. Mas dan adek selisih 20 bulan. Jadi banyak hal yang bisa dikerjakan bersama. Buat proyek, belajar, main bareng, makan, dan berbagai hal bersama. Tak jarang mereka bisa tertawa bersama, melakukan hal konyol seperti main “tolong” dimana si mas atau adek gantian pura-pura terjepit kasur atau jatuh kemudian ditolong diangkat. Ah... permainan itu sungguh aneh. Hahahaha...

“Adek sayang Mas Ozi?”
“He’em”, lalu berjalan ke arah Mas untuk cium pipi Mas Ozi.
“Nyak iduuu (baca:ada ludahnya)”, kata Mas Ozi
“hahahaha... kan adek sayang Mas. Hmm, Mas Ozi sayang Adek gak?”
“Sayang”, jawan Mas Ozi sambil peluk Adek
“Kalau Mas Ozi sayang Adek dan Adek sayang Mas Ozi, harus baik-baik ya. Jangan bertengkar atau pukul ya. Berbagi dan main bareng ya”
“iya”

Selalu berdoa dan berusaha agar anak saling menyayangi satu sama lain


Selalu begitu. Di saat mereka masih adem, mereka kelihatan akur banget. Ibu-ibu sering ngiri lihat dua bocah ini kalau akur. Iya kalau pas akur. Kalau pas gak akur, hadeuh... jangan lihat. Tapi bagaimanapun Nda bangga pada mereka. InshaAllah anak soleh ya Nak.

Bangun tidur orang pertama yang dicari Nda, setelah itu Mas Ozi. Mas Ozi adalah orang yang selalu dicontoh, semuanya. Semua. Kalau diajak ke mesjid Mas, adek buru-buru jalan. Diajak lihat ayam, mengekor di belakang. Mas Ozi bagaimana? Sama aja. Kalau adeknya masih bangun, sering dibangunin karena cari teman main. Kalau beli jajan, adek sudah langsung didaftarkan bagian. Beli mainan harus dua karena untuk adek satu. Kalau kami hanya punya satu benda, tak jarang Mas Ozi mau berbagi. , biasanya bilang “berbagi ya dek. Kan bagus berbagi” kata Mas Ozi. Kalau bertengkar? Setelah bertengkar dan keadaan tenang, mereka akan saling maaf-maafan. Ahh... mereka lucu.

Harapan kami sebagai orang tua agar mereka selalu akur sebagai kakak beradik. Saling membantu, menjaga, mendoakan, dan bersama-sama dalam berbuat kebaikan. Terkadang khawatir bagaimana mereka nanti jika sudah besar. Oleh karena itu, kami berusaha siapkan pondasi kuat untuk membangun rasa sayang dan menjaga dalam kebaikan satu sama lain. Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dalam ikatan saudara agar bisa bermanfaat bersama untuk umat Nak, Aamin...


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject

#MyFamilyMyTeam

Nov 11, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG BUNDA| SAYANG SEMUA Hari 5

Hari ini hari kelima meningkatkan rasa sayang secara emosional. Hari kelima proyek ini meningkatkan sayang pada bunda. Rasa sayang pada ibu biasanya sudah melekat secara alami pada anak, dimana ada ibu disitu ada anaknya. Bahkan sampai mau ke toilet aja masih diikuti, yang iya ngacung :D



Apa sih yang diinginkan seorang ibi kecuali rasa sayang yang tulus dari seorang anak? Ketika sudah besar, anak akan mempunyai kehidupan sendiri. Yang kita harapkan adalah doa tulus penuh kasih sayang dari anak soleh solehah. Jika besok kami jauh, pesan singkat pun inshaAllah dapat mengobati rindu. Jadi ikatan batin untuk saling menyayangi anak dan ibu yang dapat menguatkan satu sama lain.

“mas Ozi sayang Nda?, tanya Nda
“sayanglah”, jawab Mas Ozi
“Kalau sayang Nda caranya gimana?”
“ya sayang”, kemudian cium pipi Nda. Adek juga ikut-kutan, hehe
“wah... makasih. Sebenarnya ada lagi cara sayang ke Nda”
“gimana?”
“mas ozi dan adek harus jadi anak soleh. Terus doain Nda”
“iya. Mau. Nanti Ozi mau ke mesjid. Hmmm... tapi yangkung sudah berangkat, jadi Ozi solat di rumah aja. Yok”, kata Ozi sambil berlalu menuju tempat solat. Seperti biasa, adek pun mengikutinya di belakang.

Mas dan adek memang selalu ada bersama Nda. Pas Nda melahirkan adek pun si Mas selalu dibawa berkunjung ke rumah sakit setiap hari oleh yangkung dan yangti. Ada tugas yang harus dikerjakan, mereka akan tidur bersama di pangkuan Nda. Setiap hari selalu keluar kata-kata “Sayang Nda”. Kemana langkah kaki Nda, mereka akan mengekor. Nda gak enak badan, mereka mengerti dengan membiarkan Nda tidur sementara mas jaga adek bermain bersama. Alhamdulillah, mereka anak yang baik. Apalagi hal terbaik yang bisa diberikan seorang ibu setelah mendidiknya? Doa. Doa terbaik untuk mereka untuk menjadi anak soleh yang bermanfaat....



#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject

#MyFamilyMyTeam

Nov 10, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG AYAH | SAYANG SEMUA Hari 4

Hari ini Hari Pahlawan. Tanggal 10 November. Yee.... Ada hubungannya dengan T10 kami? Hari ini bertepatan dengan mengajarkan anak-anak tentang “Sayang Ayah”. Nah, ayah adalah salah satu pahlawan kami :D. Mekso banget ya ngepaskannya.

Sejak pagi pertanyaan Nda ke Mas dan Adek adalah tentang ayah. Apakah mereka kangen? Sayang ayah? Pengen ketemu ayah? Main bareng ayah? Makan bareng ayah? Atau bahkan cari udon bareng? Hehehe

Kebetulan ayah saat ini masih jauh di sana dan kami di sini terpisah jarak tapi memandang langit yang sama, cieeee...

“Kangen gak Mas Ozi?” Nda godain.
“Kangen”
“Mas mau nyusul ayah aja?”
“Enggak. Kita kirim tiket buat ayah ke sini aja”
“hahahaha”, Nda ketawa. Cerdik juga si doi, gak mau rugi.
“Sayang ayah?” tanya Nda lagi.
“Iya. Sayang”
“Nanti kita video call ya. Bilang kalau mas ozi sayang ayah ya”
“Iya”, Mas dan adek menjawab bersama.
“nanti bilang ya kalau ozi sudah solat di mesjid sama yangkung dan Nda ya”, kata Ozi.

Alhamdulillah. Mas Ozi senang ke mesjid. Tadi saja ketika yangkungnya sudah berangkat duluan, si doi berani solat sendiri di bagian laki-laki. Sampingnya orang yang belum dikenal. Mas ozi ikut solat dan berdoa mengikuti imam. Ahhh... ayah pasti senang Nak.

Rencana lepas magrib kami mau video call, tapi ternyata Mas Ozi sudah tidur duluan setelah pulang solat dari Mesjid. Yahhh.... Tadi siang tidak tidur, jadi sudah ngantuk berat. Tapi kami tetap telpon. Adek ngobrol dengan ayah.

“Adek sayang ayah?”, tanya ayah.
“emmahh”, jawab adek sanbil cium layar hape, hehehe.
“adek kangen main bola bareng ayah gak?” tanya Nda.
“mau. Ain bola” (baca: mau main bola), jawab adek.
“bola adek kan rusak. Disetrika adek”, jawab ayah sambil tertawa.
Si adek buru-buru nyelonong pergi gitu aja. Hehe....

Bermain bola bersama ayah adalah hal yang paling mereka sukai


Begitulah adek kalau telpon, sesuka hati. Kadang ikut nimbrung ngobrol, kemudian tiba-tiba pergi. Mas dan adek sayang ayah. Hal ini terlihat dari kebiasaan mereka setiap harinya. Menanyakan jam berapa ayah pulang, ayah mau makan apa, kalau beli sesuatu selalu mengusulkan bagian ayah, hehehe.Kalau kami buat makanan spesial atau beli makanan pasti tunggu ayah pulang kampus untuk makan bersama. Dua bocah ini menerimanya sambil menunggu ayah dengan tidak sabar. Ketika ada suara kunci pintu dibuka, mereka berdua berhamburan untuk menyambut ayah. Bercerita tentang apa yang mereka lakukan hari ini atau sekedar meminta ayahnya lebih cepat agar segera makan bersama. Ahhh... pasti si ayah di sana kesepian karena tidak ada lagi suara langkah kaki dan teriakan danak-anak ketika menyambutnya pulang....

Rasa sayang inilah yang ingin terus kami tanamkan dan kembangkan. Kami berharap anak-anak bisa membina hubungan yang baik dengan orang tuanya, khusus pada kesempatan ini menekankan rasa sayang pada ayah. Anak-anak bisa sadar diri untuk mengenal kami secara emosional sehingga mampu menempatkan diri dengan baik. Agar tidak ada trantum di antara kami :)



#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG SIMBOL ISLAM | SAYANG SEMUA Hari 3

Proyek yang kami kerjakan game level ini masih tentang melatih kecerdasan emosi. Kami bertujuan meningkatkan rasa sayang anak. Pada hari ketiga, rasa sayang yang akan ditingkatkan adalah rasa sayang pada simbol Islam.

Belajar dari dua hari sebelumnya, ternyata mengajarkan banyak hal sekaligus ke anak cukup sulit diterima, walaupun dalam keadaan senang. Sy sebagai orang tua masih harus belajar untuk menyadari akan batas kemampuan anak. Nah, oleh karena itu kali ini kami memilih tiga hal yang ingin diajarkan untuk meningkatkan rasa sayang, seca emosional, tentang islam melalui simbolnya yaitu Masjid, Al Qur’an, dan pakaian muslim.

United Arab Emirates, Abu Dhabi, Sheikh Zayed Grand Mosque on cloudy day
gambar Masjid (sumber: thoughtco.com)

Masjid
Masjid merupakan tempat ibadah umat Islam atau Muslim. Tempat dimana kita bisa solat, berkumpul untuk belajar agama dan kegiatan sosial. Ketika menyatakan tentang mesjid mas Ozi dengan semangat bilang “ Nda, Ozi nanti mau ke mesjid. Mau solat ya”. Adek selalu ikut bilang “Adek uda...”. Dan benar, solat magrib tadi Mas Ozi ke masjid. Sedangkan adeknya tertidur pas mau magrib terlihat sangat lelah, hehehe

Al Qur’an
Dari segi bahasa, Al-Quran berarti “yang dibaca” atau “bacaan”. Sedangkan, menurut istilah pengertian Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman-firman Allah SWT, yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya bernilai ibadah. Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk/pedoman bagi umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Nah, alangkah bagusnya kalau kita rajin membaca dan mengamalkan isi Al Qura’an. Kali ini mas Ozi menjawab “Ozi mau rajin ngaji ya. Nanti belajar lagi kulhu (baca: surat Al-Ikhlas)”.

Pakaian Muslim
Pakaian muslim merupakan model pakaian yang disesuaikan dengan aturan kehidupan penganut agama Islam. Di dalam Al Qur'an tertulis anjuran-anjuran dan kewajiban bagi orang muslim dalam hal berpakaian. Model baju yang tertutup dan serba panjang menjadi ciri khasnya. Untuk wanita, busana muslim menutupi bagian tubuh seperti rambut, leher, tangan dan kaki. Nah, kalau mas ozi nanti kan laki-laki jadi memakai peci dan sarung ya kalau ke masjid. Lagi-lagi nyeloteh “iya, tapi sarung ketinggalan di Jepang :D”. Hahahaha. Nda tertawa. “Iya, besok ke pasar ya. Beli lagi”. Ozi  “Jangan lupa buat adek juga”. “iya”....

Alhamdulillah....
Semangat terus ya Nak. Semoga semakin sayang pada simbol Islam.


Kudus, 9 November 2018


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Nov 8, 2018

Melatih Kecerdasan Anak | SAYANG NABI | SAYANG SEMUA Hari 2

Pada hari kedua, mas dan adek belajar sayang pada Nabi. Umat Islam mempunyai banyak Nabi. Nah, Nabi terakhir adalah Nabi Muhammad SAW. Kami kebetulan ada buku Nabi Muhammad SAW, jadi Mas dan adek lebih mudah memahaminya. buku ini menceritakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, orang tuanya, kakek, dan pamannya. Mas dan Adek sesekali bertanya, walaupun yang ditanyakan hewan apa yang digembala Nabi Muhammad SAW. Yang terpenting dari sini dijelaskan kalau nabi adalah orang Sholeh, jadi Mas dan Adek juga harus jadi anak soleh ya.

Rasa sayang kepada Nabi diajakarkan melalui melaksanakan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW. Anak-anak bisa belajar bagaimana sunnah-sunnah dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
  • Sunnah ketika akan tidur
  • Bagaimana sunnah ketika makan dan minum
  • Bagaimana sunnah menghormati kedua orang tua
  • Bagimana sunnah saat memakai baju dan membuka baju
  • Bagaimana sunnah saat bersin

Nah, Mas Ozi semangat nih praktek doa sebelum makan dan sesudah makan, sebelum tidur. Selain doa, kami belajar sunnah lain seperti tidur menghadap ke kanan, memakai baju mulai kanan, dan melepas dari tangn kiri. Doa-doa yang lain sedang dalam proses ya Nak. Ayo semangat! Ketika sunnah bersih mas Ozi bilang “Ozi kalau hajing (baca: bersin) itu pinter, bilang Alhamdulillah sambil hadap belakang lho Nda”. Adek menimpali “Adek judaaaa”....
Yeee....
Semangat terus ya Nak. Semoga semakin sayang pada Nabi dengan memahami sejarah dan mengikuti sunnah Nabi.


Kudus, 8 November 2018


#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Nov 7, 2018

Meningkatkan Kecerdasan Anak | SAYANG ALLAH - Hari 1

Alhamdulillah akhirnya bisa mulai T10. Kesempatan kali ini kami mudik ke Indonesia. Hari ini anak-anak sudah bisa adaptasi dan ceria, Nda juga demikian. 

T10 pada game level 3 kelas Bunda Sayang kali ini tentang pentingnya melatih lecerdasan anak. Ada empat jenis kecerdasan anak yang diperoleh dari Tim Fasilitator Bunda Sayang (2018) yaitu
  1. Kecerdasan intelektual, meliputi kemampuan menalar, merencanakan sesuatu, memecahkan, berpikir, penggunaan bahasa dan lain-lain. Kecerdasan ini mengarah pada penggunaan mind on (berpikir)
  2. Kecerdasan emosi, yaitu kemampuan untuk mengenali  perasaan diri sendiri dan orang lain, memotivasi diri, mengelola emosi baik diri sendiri maupun hubungan dengan orang lain. Kecerdasan ini lebih menekankan pada heart on (perasaan)
  3. Kecerdasan spiritual, yaitu kemampuan mengenal Allah dan posisi sebagai hamba Allah. Dalam agama ini disebut fitrah keimanan. Membuat hidup penuh arti dan membuat anak paham misi Allah menciptakan kita di muka bumi.
  4. Kecerdasan menghadapi tantangan, yaitu kemampuan mengubah hambatan menjadi peluang. Menentukan seberapa seberapa tangguh aank dalam menghadapi hidup.

Pada tantangan kali ini, saya dan suami sepakat untuk berusaha meningkatkan kecerdasan emosi anak. Mengapa? Karena akhir-akhir ini mereka sering trantum dan ingin mengajarkan menejemen emosi. Proyek ini kami beri nama “SAYANG SEMUA” karena kami ingin mengajarkan tentang bagaimana perasaan kita untuk semua yaitu Sang Pencipta, Nabi, Simbol Islam, Ayah, Bunda, Kakak/Adik, Kakek/Nenek/Saudara/Teman, Hewan, Tumbuhan, dan Diri Sendiri. Proyek ini nantinya juga akan beririsan dengan kecerdasan spiritual dan intelektual, tapi yang dikedepankan adalah kecerdasan emosi.


Hari 1 | Sayang Allah

Kami mencoba mengenalkan Allah melalui Rukun Islam dan Rukun Iman. Mas dan Adek semangat untuk mendengarkan. Rukun Islam erupakan pondasi bagi orang muslim. Rukun Iman adalah pilar – pilar keimanan didalam Islam yg harus dimiliki setiap muslim.



Rukun Islam:
  1. Mengucapkan dua Kalimat Syahadah
  2. Solat lima waktu
  3. Puasa di bulan Ramadhan
  4. Menunaikan zakat fitrah
  5. Menunaikan Haji (bagi yang mampu)

Bunyi kalimat syahadat itu adalah “Asyhadu An Laa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasuulullaah” yang artinya ” Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adlh utusan Allah ”. Orang – orang yang beribadah kpd selain Allah SWT adalah orang kafir atau musyrik terhadap Allah, meskipun yang disembah adalah seorang Nabi ataupun Wali. Meskipun alasan yang digunakan adalah agar lebih mendekatkan diri kepada Allah. Rukun Islam Kedua ialah mengerjakan Sholat yg merupakan ibadah yang dikerjakan untuk berinteraksi antara Allah SWT dan umat. Rukun Islam yang ketiga adalah puasa, sama halnya dengan sholat. Puasa Ramadhan yang dikerjakan selama 30 hari penuh, sedangkan Puasa Sunnah adalah puasa yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala, dan bila tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. Beberapa contoh diantaranya adalah Puasa Senin Kamis. Waktu puasa itu sendiri dikerjakan mulai dari sebelum terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari Mas Ozi bilang “iya. Ozi mau ikut puasa ya kalau ayah Nda puasa”. Rukun Islam Keempat adalah Zakat dan Zakat ini merupakan perintah Allah SWT untuk mengeluarkan sebagaian harta. Rukun Islam yang kelima adalah Haji, seorang muslim yang telah mampu baik lahir ataupun batinnya diwajibkan untuk mengerjakan ibadah Haji sekali seumur hidupnya. Nanti kita bisa melihat ka’bah. Kata Ozi “Ozi mau lihat ka’bah”. Adek “adek juga au”.

Rukun Iman:
  1. Percaya kepada Allah SWT
  2. Percaya kepada Malaikat
  3. Percaya kepada Kitab-kitab
  4. Percaya kepada Rasul-rasul
  5. Percaya kepada hari kiamat
  6. Percaya kepada Qodo’ dan Qodar

Iman kepada Allah, Seseorang tidak dikatakan beriman kpd Allah SWT sampai dia telah mengimani 4 hal berikut adanya Allah Subhanahu wa ta’ala; tidak ada yg mencipta, menguasai, serta mengatur alam semesta terkecuali Allah SWT; jika tak ada sesembahan (Tuhan) yg berhak disembah melainkan Allah SWT serta mengingkari semua sesembahan selain Allah Subhanahu wa ta’ala dan semua nama dan sifat Allah. Iman kepada para Malaikat Allah yaitu adanya malaikan sebagai makhluk ciptaan Allah, serta amalan dan tugas yg diberikan Allah SWT kpd para malaikat dan diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya. Iman kepada Kitab – KItab Allah bahwa seluruh kitab Allah SWT ialah kalam atau ucapan yg merupakan sifat Allah SWT dan ada empat (4), yaitu Kitab Taurat, Kitab Zabur, Kitab Injil, dan Kitab Al Qur’an. Rukun Iman Keempat ialah mengimani (Percaya)Ma bahwa ada diantara Pria (Laki – Laki) dari Golongan manusia yg Allah SWT tunjuk sebagai perantara antara diri-Nya dengan hamba-Nya. Rukun Iman Yang Kelima adalah mengimani adanya tanda – tanda hari kiamat dan mengimani hari kebangkitan di padang mahsyar sampai berakhir di Surga ataupun Neraka. Rukun Iman Yang Keenam adalah mengimani kejadian yg baik ataupun yag buruk (Qada dan Qadar), semua itu atas seizin dari Allah SWT, karena seluruh makhluk tanpa terkecuali, zat serta sifat mereka demikian pula perbuatan mereka melalui kehendak Allah SWT.

Anak-anak coba dijelaskan dengan bahasa sederhana masing-masing rukun Islam dan Rukun Iman. Bagaimana tanggapannya? Lucu dan mengharukan. Pertanyaan dan pernyataan mereka lucu dan unik. Misalnya “mas harus rajin ke mesjid ya biar bagus ya Nda. Kan Ozi sayang Allah”, “banyak ya Rasul dan Kitab”, ada satu yang lebih unik. Saat ikut Yangkung dan Yangti beli martabak si mas ini tanya ke Yangti “itu ada babinya tidak? Kalau ada babinya tidak boleh dimakan orang Islam”

Bagaimana dengan adek? Adek menirukan semua yang Nda dan mas katakan. Hehehe...

Belajar ini tidak bisa satu hari saja, harus bertahap sebenarnya. Ini awal untuk menumbuhkan rasa sayang. Semoga besok kita bisa belajar lagi dan lebih semangat lagi ya...



Kudus, 7 November 2018



#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Referensi:

TKuim Fasilitator Bunda Sayang. 2018. Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Anak Demi Kebahagiaan Hidup. Diakses dari https://classroom.google.com/c/MTQ5MTA4MDM4ODla/p/MjAwODEzODUxMzFa/details pada tanggal 1 November 2018

Terbaru

Serba 5 dalam Mendongeng

Sungguh, saya termasuk ibu yang tidak pandai mendongeng. Ketika challange mendongeng ini diberikan, saya masih mencari-cari bagaimana sa...

Populer