Oct 23, 2018

Bermain di Taman : Banyak Manfaat dan Sangat Asyik!

Tanggal merah merupakan hari yang dinanti bukan? Apalagi untuk Nda dan anak-anak. Hari dimana kami bisa menikmati hari bersama ayah. Walaupun kadang masih ditinggal beberapa jam karena lembur di laboratorium.

Hari minggu kemarin, matahari bersinar terik. Cukup memberi kehangatan untuk musim gugur ini dimana rata-rata suhu minggu lalu berkisar antara 24-11 derajat Celcius yang bikin aduhai dinginnya. Mumpung hangat, kami putuskan untuk bermain ke taman Okuwa dekat rumah. Kami berencana bermain bola dan perosotan kardus dengan membawa bekal untuk makan siang.


Berangkatlah kami pukul 11 siang. Wah... benar-benar menyenangkan. Udara bersih, suhu hangat, tidak terlalu ramai, dan tempat yang aman dan nyaman. Kami parkir sepeda di sebelah playground. Mas dan adek segera berhamburan menuju playground. Langsung main tanpa komando dan basa basi. Melihat senyum mereka, rasanya begitu menyenangkan. Apakah kami jarang main ke taman? Tidak. Hampir 2 hari sekali kami ke taman. Anak-anak tidak pernah bosan jika diajak main ke taman. Selalu mendapatkan hal baru setiap kalinya. Hari ini spesial karena ayah ikut main ke taman. Yeey...

Kami lari kejar-kejaran naik turun playground. Sampai Nda dan ayah juga ikut mainan perosotan. Ah, sepertinya masa kecil kami belum pernah ketemu playground seperti ini, hehehe.



Playground di Taman Okuwa dekat Ishikawa Child Center


Setelah capek kejar-kejaran, hmmm... sebenarnya ini yang capek Nda sih, kami ganti bermain bola. Di halaman yang penuh dengan daun berguguran, main bola ini jadi lebih menarik untuk adek. Beberapa kali Nda melihat si adek mengamati dan mendengarkan suara daun-daun yang bergesekan ataupun remuk saat bola ditendang. Kadang sengaja dia lari melewati daun untuk merasakan sensasi suara dan gesekan daun, bola, dan kakinya beradu. Lucu sekali. Adek sedang belajar 😍


Siapa yang menang main bola? Jelas! Ayah lah juaranya. Nda dan mas ozi jadi satu tim, ayah dan adek. Mengambil bola dari kaki ayah sangat sulit, dipegang kaki ayah sama mas ozi pun masih sulit 😅. Tak salah jika ayah ini selalu berujar kalau si doi jago main bola dan sering menang. Heheh. Ada satu hal yang belum berhasil diajarkan pada adek. Adek sering menangis kalau tidak dapat bola. Sekali dapat bola, adek tangkap dan bawa lari, haha. Ya, ini memang belum waktunya. Adek belum paham tentang peraturan, tentang apa itu menang dan kalah, jadi harus maklum ya.


Bermain Bola di Musim Gugur Sangat Menyenangkan


Mas dan adek tidak punya capek sepertinya. Ayah sudah minta time out. Istirahat sambil nyemil. Mas dan adek tetap minta main. Setelah minum, Nda antar mereka naik sepeda kecil di Ishikawa Child Center. 


Setiap hari Sabtu dan Minggu, tempat ini dibuka untuk anak-anak. Bagian dalam gedung banyak sekali permainan, bukan game online ya tentunya. Untuk balita dan usia sekolah dasar. Kami pernah masuk untuk bermain di sana. Bisa juga nonton film. Pokoknya sayang anak banget lah fasilitas yang disediakan. Nah, kali ini kami bermain sepeda di luar. Mas dan adek mencoba beberapa sepeda, ada roda tiga, otopet, dan sepeda yang bida dipakai boncengan. Muter-muter mereka. Adek yang belum bisa naik sepeda aja seneng banget jalanin sepeda pakai kaki, hehe. Tidak apa, ini memang tahapannya. Belajar mendorong sepeda, naik ke sepada, jalanin sepeda pakai kaki, bisa mengayuh sepeda, belajar menyetir, dan wusss ngebut. Ganbatte!


Naik Sepeda di Ishikawa Child center


Belum selesai acara main kami. Masih ada satu agenda yang direncanakan yaitu prosotan kardus. Sayangnya rumput yang biasanya untuk prosotan habis dipotong, jadi gak bisa licin. Kami tetap coba karena mas sudah menunggu-nunggu rasanya prosotan kardus. Ternyata benar, tidak bisa meluncur dengan baik, terpaksa ayah yang tarik. Yuhui, rasanya tetap sama. Mas dan adek senang. Ayahnya yang pegel 🤣


Main Perosotan Kardus Sangat Menyenangkan, Sensasinya Beda!


Senangnya bermain di taman. Pergi ke tempat khusus untuk liburan juga perlu. Tapi jika teman-teman sedang terbatas waktu dan biaya, pergi ke taman dekat rumah juga tidak kalah serunya. Coba cari hal baru yang belum pernah dimainkan anak, contohnya prosotan kardus. Tidak perlu mahal, anak-anak dan emaknya aja sudah bahagia banget 😍

Manfaat bermain di luar memberikan banyak hal positif untuk anak. Beberapa manfaat bermain di luar yang ditulis oleh Mirna (2018) antara lain:
  • Melatih kemampuan motorik
  • Melatih sosialisasi dengan anak lain
  • Merangsang kecerdasan otak
  • Mencegah kegemukan
  • Melatih sistem kekebalan tubuh

Poin terakhir ini yang menarik. Bagaimana bisa melatih kekebalan tubuh? Seringnya orang tua melarang anak bermain di luar biar tidak kotor dan mudah sakit. Ketika bermain di luar, anak-anak akan berinteraksi dengan benda asing, virus, dan bakteri. Tubuh akan merespon hal ini dengan melakukan identifikasi dan membentuk pertahanan. Semakin sering hal ini terjadi, maka sistem kekebalan tubuh anak akan semakin kuat.

Nah, mengutip dari hai bunda “The Barcelona Institut for Global Health (dalam Essential Kids) menemukan bahwa anak yang tinggal di daerah yang banyak ruang hijau lebih unggul”. Hal tersebut di sebabkan taman/ruang hijau dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi, aktivitas fisik, dan sedikit paparan polusi. Hal tersebut punya pengaruh penting untuk perkembangan otak anak.

Manfaat bermain di luar digabung dengan bermain bersama ayah. Manfaat combo! Bermain dengan ayah berbeda dengan ibu. Ayah biasanya lebih bisa mengajak bermain dengan fisik, apalagi jika anak laki-laki. Pasti lebih seru lari, memanjat, lompat, dan lain-lain. Bersumber dari ibundanbalita.com, bermain dengan ayah memberikan banyak manfaat antara lain Anak jadi lebih cerdas, emosi lebih stabil, mudah bersosialisasi, dan dapat meningkatkan kepercayaan diri. hal tersebut disebabkan bermain dengan ayah lebih banyak menggunakan fisik dan perasaan senang karena menang. Ayah lebih sering pura-pura kalah atau berteriak memberi semangat ke anak agar berhasil.

Ada satu lagi manfaat bermain di luar, khususnya ditaman, yaitu kita semakin banyak bersyukur. Allah Yang Maha Besar. Bagaimana Allah dengan KuasaNya mengubah daun yang berwarna hijau menjadi kuning. Menjadikannya pemandangan yang sangat enak dipandang. Angin semilir. Hangatnya matahari. Udara segar. Suara riang tawa anak-anak. Ditambah menikmati makan bersama. Nikmat mana lagi yang kau dustakan? Alhamdulillah.....

Beberapa Keluarga Sedang Santap Siang sambil Menikmati Pemandangan 


Wow...

Banyak sekali manfaat yang didapat. Anak senang, ayah nda senang. Tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam. Cukup modal bola, kardus, dan bekal makanan saja segudang manfaat di dapat. Sambil memanjakan mata dengan warna warni daun, menghilangkan stres untuk ayah bundanya. Yang penting sangat Asyik! Yuk main bareng di taman.


Kanazawa, 23 Oktober 2018

Keluarga Mumpuni




Referensi:

Mirna. 2018. Manfaat bermain di Luar Rumah Bagi Anak. Diakses dari https://www.google.co.jp/amp/s/www.appletreebsd.com/manfaat-bermain-di-luar-rumah-bagi-anak/amp/

Sukmasari, Radian. 2018. Manfaat Mengajak Anak Bermain di Taman. Diakses dari https://www.haibunda.com/aktivitas/d-4262376/manfaat-ajak-anak-main-di-taman

Ibu dan Balita. 2017. 4 Manfaat Si Kecil Bermain dengan Ayah. Diakses dari https://www.ibudanbalita.com/artikel/4-manfaat-si-kecil-bermain-dengan-ayah

2 comments:

  1. Arigatou gozaimasu sdh nulis dan informatif sekali mba. Sy baru tau poin akhir klo main di luar itu bisa melatih siatem kekebalan tubuh.
    Masha Allah . Baarakallah

    ReplyDelete
  2. Enak bermain di taman ya mbak, banyak manfaat dan bikin dompet enggak was was, hehehe.

    ReplyDelete

Terbaru

Membaca? Suka ❤❤❤

Ada hal yang lebih sulit dibanding membuat anak suka membaca. Apa itu? Yaitu mempertahankan agar tetap gemar membaca atau bahkan mening...

Populer